Ya, keputusan terbesar ku semasa smp adalah optimis mengenakan jilbab.
Sebenarnya aku sudah memendam perasaan ingin mengenakan jilbab, tapi aku sudah membulatkan keputusanku, ya masuk sma aku harus memakai jilbab.
Tapi Tuhan berkata lain..
Di penghujung Januari/Februari, aku dengan mantap untuk mengenakan jilbab.
Awalnya aku berniat semasa sma memakai jilbab, kenapa? karena aku ingin menghabiskan sisa satu semester ku di smp dengan menjadi diri ku sendiri, ingin ganti model rambut lah, apalah. Karena juga saat itu, sejujurnya, aku bingung, orang yang berjilbab tidak bisa bergaya, kaku, dan aku tentunya tidak bisa lagi memakai celana pendek, baju pendek, dan mini dress ku lagi. Oh ya, dan juga tentunya aku tidak bisa lagi berganti gaya rambut dan menunjukkannya di depan umum.
Tetapi yang diharapkan berbeda dengan kenyataan, melihat riska di hari senin telah mantap memakai jilbab, aku pun langsung ngebet mau memakai jilbab juga, "Ca, kamu cantik banget". Entah kenapa aku langsung melihat riska yang baru memaki jilbab membawa aura tersendiri, jadi sepanjang tujuh hari itu aku terus berkata, "Ca aku pengen ca".
Dan akhirnya minggu pagi, aku sedang bermain dengan laptop ku sambil mengedit foto-foto deshky(genk ku di SMP), entah kenapa aku searching juga di internet tentang wanita berjilbab yang engga kaku, dan setelah browsing sekian lama, aku pun menemukan merchant-daughter nya dian pelangi. Seketika semua postingan dian pelangi aku lihat dan aku langsung jatuh cinta. "Wah ini ni jawaban atas semua kebingungan ku, orang berjilbab pun bisa modis". Aku pun bermain didepan laptop dari pagi sampai menjelan siang.
Siangnya aku berbicara dengan ibuku kalau aku mau memakai jilbab, ibuku berkata, "yakin? ngga bakal lepas lagi? tapi tanggung sebentar lagi kamu tamat smp nak, kenapa ngga sma saja?". aku langsung menjawab mantap, "ya bu, ini udah mantap".
....
Sorenya aku main kerumah nadya temanku, dan nadya mengajakku main ke tempat tami. Di rumah tami lah aku mengutarakan niat ku untuk mengenakan jilbab. mereka berkata, "yakin aw? ga nanggung? serius? kenapa ngga sma aja?", "Ini udah mantap," tekatku. "Yok temanin ke tempat senior buat minjam baju sekolah yang lengan panjang, akhirnya kami pun datang ke rumah yuk ici, dan yuk ici meminjamkan pakaian lamanya.
..
Besok pagi..
Jujur, besok paginya aku yang sudah mengenakan baju jas yang lengan panjang ada niat buat melepasnya dan mengganti dengan seragama pendek lamaku, tapi aku berpikir, kalau tidak sekarang, kapan lagi?".
Bismillahirrohmannirrohim ya Allah.
Dan sejak itulah aku resmi mengenakan jilbab.
Jujur saja, kala itu, awal 2012, jilbab masih pure-jilbab, belum semodis sekarang. dan perlu diketahui aku tidak mempersiaplan baju, celana, jilbab, manset dan semua keperluan seorang wanita berjilbab. Awalnya semua perlengkapan itu aku pinjam punya ibuku, dan lambat laun semua perlengkapan itu aku lengkapi dengan sendirinya.
Dan inilah aku sekarang, Siti Aulia Mahmudah
Idul Fitri 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar